Home

Main Menu

dokumentasi pengkajian keperawatan PDF Print E-mail
Written by christantie effendy   
Thursday, 09 April 2009 07:30
DOKUMENTASI PENGKAJIAN KEPERAWATAN 

Sri Setiyarini, SKp. MKes

 PENDAHULUAN Dokumentasi keperawatan merupakan bagian dari pelaksanaan  asuhan keperawatan yang menggunakan pendekatan proses keperawatan yang memilliki nilai hukum yang sangat penting . Tanpa dokumentasi  keperawatan maka semua implementasi keperawatan yang telah dilaksanakan oleh perawat tidak mempunyai makna dalam hal tanggung jawab dan tanggung gugat. Dokumentasi keperawatan dapat dikatakan sebagai “pegangan” bagi perawat dalam mempertanggung jawabkan dan membuktikan pekerjaannya. Oleh karena itu ada berbagai aturan dan kaidah yang harus ditaati oleh setiap perawat dalam melakukan pendokumentasian keperawatan.  Dokumentasi keperawatan merupakan BUKTI OTENTIK yang dituliskan dalam format yang telah disediakan dan harus disertai dengan pemberian “ tanda tangan” dan nama perawat serta harus menyatu dengan status / rekam medik pasien. Dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien, setiap langkah dari proses keperawtan memerlukan pendokumentasian mulai dari tahap pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, intervensi , implementasi dan evaluasi keperawatan harus didokumentasikan. Pada makalah ini akan dibahas tentang dokumentasi pengkajian keperawatan.

PENGERTIAN PENGKAJIAN KEPERAWATAN          Adalah  mengumpulkan seluruh data yang berhubungan dengan kondisi pasien dan mengidentifikasi masalah dan kebutuhan pasien  TUJUAN PENGKAJIAN KEPERAWATAN UMUM  :  Mengumpulkan data yang berhubungan dengan  pasien untuk menegakan diagnosa keperawatan, kekuatan (kemampuan) pasien dan rencana yang efektif  dalam perawatan pasien KHUSUS:    Dapat digunakan sebagai :§         Informasi utama (inti) bagi pasien dan keluarga§         Dasar menentukan diagnosa keperawatan§         Sumber informasi yang dapat membantu mendiagnosa masalah yang baru muncul §         Mendukung keputusan klinis agar tercapai tujuan dan tindakan yang sesuai§         Dasar menentukan kebutuhan pasien, keluarga dan  pengasuh pasien§         Dasar menentukan kebutuhan pasien jika pulang§         Dasar pemilihanperawatan  dan penentuan biaya perawatan§         Memproteksi hak-hak legal§         Komponen sistem pelayanan pasien ( dapat untuk menetukan kebutuhan staf perawatan, biaya perawatan pasien, dll) PRIORITAS PENGUMPULAN DATA DITENTUKAN OLEH OLEH KONDISI PASIEN SECARA CEPAT ATAU KEBUTUHAN PASIEN (ANA 1991) Dalam menentukan siapa yang harus dikaji perawat harus mencatat : ;             kebutuhan- kebutuhan perawatan kesehatan pasien, masalah dan keluhan pasien;             potensial komplikasi pada pasien baik fisik ataupun psikologis;             kebutuhan pembelajaran pasien dan keluarga;             hububgan keluarga, kemapuan pengasuh dan kemauan memberi perawatan pada pasien;             sumber-sumber yang dimiliki pasien dan keluarga ;             faktor-faktor yang berhubungan dengan perencanaan pasien pulang   untuk pengkajian semua hal diatas , masing-masing institusi ( rumah sakit ) berbeda-beda. ADA  2 KOMPONEN PENTING YANG HARUS  selalu ada dalam pengkajian yaitu : 1.       DATA DASAR RIWAYAT PERAWATAN PASIEN2.       PENGKAJIAN FISIK  Sda.1. DATA DASAR RIWAYAT PERAWATAN PASIEN RIWAYAT PERAWATAN adalah :Mengumpulkan informasi tentang status kesehatan pasienRiwayat kesehatan pasien, coping sebelum sakit ( karena adanya perubahan perawatan diri dan perubahan gaya hidup) ISI PENGKAJIAN RIWAYAT PERAWATAN PASIEN  umumnya  terdiri dari :?                hospitalisasi  yang lalu?                riwayat operasi?                masalah kesehatan yang lalu dan sekarang?                alergi?                rivew sistem untuk mengidentifikasi : masalah, kebutuhan pembelajaran , pengkajian psikososial?                keterbatasan fungsi, kemampuan untuk dibantu atau aktivitas kebutuhan sehari-hari yang mampu dilakukan  mandiri ?                perubahan gaya hidup akibat sakit yang dideritanya atau terapi yang dijalaninya?                pemakaian alkohol, tembakau/ rokok,obat-batan sebelumnya?                persepsi akan sakitnya?                informasi tentang perawatan dan yang merawat dirumah?                harapan akan terapi dan perawatan medis / keperawatan yang sedang dijalaninya?                persepsi pasien akan keterlibstsn dirinys dan tanggung jawab dalam perawatannya. Data diatas tersebut dapat digolongkan dalam data OBYEKTIF  & SUBYEKTIF   Sda.2. PENGKAJIAN FISIK §         ditulis terpisah§         format bias dalam bentuk : HEAD TO TOE atau  per SISTEM§         terkadang menggunakan gambar  ( tampakan depan & belakang ) untuk memudahkan§         tulis hah-hal yang baik / buruk yang ditemukan selama pengkajian NAMUN hindari penulisan dengan cara : normal, abnormal, baik, buruk memuaskan.  FORMAT PENGKAJIAN   KEPERAWATAN E                  tipenya bermacam-macamE                  bentuk format yang berbeda-beda dikarenakan  terdapatnya lingkungan yang spesifik ( missal UGD, ICU)  yang memerlukan pengkajian khusus.E                  Berdasar waktu pemakaian , Ada 2 macam  format pengkajian : o              Format  INITIAL ASSESSMENT FORM  =  NURS ADMITION FORM  ( format  pengkajian awal ) adalah format pengkajian keperawatan awal yang digunakan saat pertama kali pasien masuk.  Format ini biasanya berbentuk  cek list  dan isian singkat ( untuk masalah status kesehatan lalu & kini ) o              Format REASSESSNT  ( Format pengkajian harian / lanjutan yang bersifat kontinue )  E                  Format reassessment  dapat berupa :-                focus primer : pengelompokan pengkajian berdasar hubungan  dengan symptom group yang kemudian dikoordinasi dengan diagnosa keperawatan -                body system ( pengkajian persistem tubuh ) TIPE  FORMAT PENGKAJIAN  1.       FORMAT  OPEN -  ENDED  2.       FORMAT CEK LIST3.       FORMAT CEK LIST TERINTEGRASI    Sda.1. FORMAT  OPEN - ENDED f         bersifat TRADISIONALf         pengisiannya berupa NARASI f         KEUNTUNGAN : dapat dengan cepat dituliskan keluhan utama / spesifik  saat pengkajian f         KERUGIAN : karena pengisiannya narasi maka tiap perawat bertanya  dan mengisi berbeda-beda ( tidak standard )    Sda.2. FORMAT CEK LISTf         Pengisiannya dengan memberi tanda / memilih  data yang sesui dengan kondisi pasien f         KEUNTUNGAN :  pertanyaannya standard, dapat untuk memasukan data dengan cepat    Sda.3. FORMAT CEK LIST TERINTEGRASI f         Merupakan bentuk format yang terintegrasi antara data pengkajian ( yg berupa cek list ) dengan diagnosa yang sesuai dengan data yang ada ( berupa cek list juga )f         KEUNTUNGAN :  TERFOCUS  ---  memfasilitasi pengambilan keputusan klinis .f         Kombinasi data list dan problem list PENGGUNAAN FORMAT PENGKAJIAN v                  JANGAN BERTANYA DENGAN PERTANYAAN TERTUTUPMisal : apakah mata anda ada katarak, buram atau penglihatan ganda ? v                  GUNAKAN PERTANYAAN TERBUKAMisal : bagaimana mata anda ?Jika jawaban tidak ada masalah gunakan pertanyaan singkat . PERHATIAN KHUSUSh           masukan isi pengkajian tambahan h           mulai  dengan keluhan utamah           diikuti dengan masalahh           tentukan alas anh           belajar tentang pengalaman laluh           libatkan pengasuh PENGORGANISASIAN  ( PENGATURAN ) FORMAT PENGKAJIANFormat pengkajian umumnya ditampilkan dlm bentuk :_                 MODEL SISTEM TUBUH ( PERSISTEM TUBUH)_                 MODEL GORDON  ( GORDON’S FUNCTIONAL HEALTH PATTERN ) model ini pengelompokan pengkajian berdasar  fungsi kesehatan )_                 MODEL NANDA’S HUMAN RESPONSE PATTERN. Model ini pengelompokannya berdasar respon manusia )  FORMAT PENGKAJIAN PADA RUANG KHUSUSPada ruang khusus seperti ICU UGD, NICU, kamar operasi, kebidanan dll, memiiki kekhusussan dalam pelayanan keperawatan  & kebutuhan perawatan pasiennya maka umumnya format pengkajian pada ruangan tersebut memiliki spesifikasi  data tersendiri misalnya : a.                  DI RUANG OPERASI, ONE DAY CARE (ODC), UGDIsi  Pengkajian  meliputi :f               alasan dirawatf               keadaan yang menyebabkan masalah kesehatan sekarang f               berat badan, tinggi badan, tanda vital, status kardiorespirasif               anastesi, reaksi anastesif               operasi akhir-akhir ini yang telah dijalanif               terapi  yang diberikan untuk kondisi yang samaf               alergif               waktu terakhir makan dan jenis makanan tang masukf               waktu dan jenis obat yang diberikan / dimakan pada 24 jam terakhirf               gigi palsu, kontaks lens yang digunakanf               hasil laboratoriumf               rontgen thoraks,rontgen lainnya, dll b.                  RUANG MATERNITASIsi pengkajiannya antara lain meliputi :  b                  GRAVIA, PARAb                  PRENATAL CAREb                  TEST PRENATAL, USG TERAKHIRb                  RIWAYAT RESIKO KEHAMILAN  DAN PERSALINANb                  JENIS ANASTESI YANG DIGUNAKAN SEBELUMNYA, REAKSI ANASTESIb                  METODE PEMBERIAN MAKANAN PD INFANTb                  PERINEAL CARE DAN LOCKHEAb                  TINGGI FUNDUSb                  KEBUTUHAN UNTUK BELAJAR MERAWAT INFANTb                  RIWAYAT KELUARGA BERENCANAb                  DLL 

 

 
Banner
Copyright © 2010 nursing-care-indonesia.com. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.